Kamis, 03 September 2009

MANDALAWANGI - PANGRANGO

SENJA ITU KETIKA MATAHARI TURUN KE DALAM JURANG-JURANGMU

AKU DATANG KEMBALI
KE DALAM RIBAANMU DALAM SEPIMU DAN DALAM DINGINMU
WALAUPUN SETIAP ORANG BERBICARA TENTANG MANFAAT DAN GUNA
AKU BICARA PADAMU TENTANG CINTA DAN KEINDAHAN
DAN AKU TERIMA KAU DALAM KEBERADAANMU
SEPERTI KAU TERIMA DAKU

AKU CINTA PADAMU PANGRANGO YANG DINGIN DAN SEPI
SUNGAIMU ADALAH NYANYIAN KEABADIAN TENTANG TIADA
HUTANMU ADALAH MISTERI SEGALA
CINTAMU DAN CINTAKU ADALAH KEBISUAN SEMESTA

MALAM ITU KETIKA DINGIN DAN KEBISUAN MENYELIMUTI MANDALAWANGI
KAU DATANG KEMBALI
DAN BERBICARA PADAKU TENTANG KEHAMPAAN SEMUA
HIDUP ADALAH SOAL KEBERANIAN MENGHADAPI YANG TANDA TANYA
TANPA KITA MENGERTI TANPA KITA BISA MENAWAR
TERIMALAH DAN HADAPILAH

DAN DIANTARA RANSEL-RANSEL KOSONG DAN API UNGGUN YANG MEMBARA
AKU TERIMA ITU SEMUA MELAMPAUI BATAS-BATAS HUTANMU MELAMPAUI BATAS-BATAS
JURANGMU
AKU CINTA PADAMU PANGRANGO
KARENA AKU CINTA PADA KEBERANIAN HIDUP

JAKARTA, 19 JULY 1966

SOE HOK GIE

MANDALAWANGI - PANGRANGO

THIS EVENING, WHENEVER SUN GOES INTO YOUR VALLEYS
I COME AGAIN
INTO YOUR ARMS, IN YOUR SILENTNESS AND COLDNESS
EVENTHOUGH ANYBODY SPEAKING ABOUT AIM AND PURPOSE
I TALK TO YOU ABOUT LOVE AND BEAUTIFULNESS
AND I ACCEPT YOU IN YOUR EXISTENCE
JUST LIKE YOU ACCEPT ME

I LOVE YOU, COLD AND SILENT PANGRANGO
YOUR RIVER IS AN ETERNAL SONG ABOUT EMPTINESS
YOUR FORESTS ARE ALL MYSTERIOUS
MY LOVE AND YOURS ARE ABOUT THE SILENTNESS OF THE UNIVERSE

THIS EVENING WHENEVER COLDNESS AND SILENTNESS SPREADING IN MANDALAWANGI
YOU COME AGAIN
AND TALK TO ME ABOUT ALL EMPTINESS
LIFE IS ABOUT HOW BRAVE YOU ARE IN FACING ALL QUESTIONS
WITHOUT AWAITING ANY MOMENT TO UNDERSTAND NOR TO BARGAIN
JUST ACCEPT AND FACE THEM

AND AMONGST THE EMPTY BACKPACKS AND THE FLAMES OF BONFIRE
I ACCEPT ALL OF THEM BEYOND THE BORDERS OF YOUR FORESTS AND YOUR VALLEYS
I LOVE YOU PANGRANGO
SINCE I LOVE THE BRAVERY IN THIS LIFE

JAKARTA, 19 JULY 1966

SOE HOK GIE

**Versi Bahasa Inggris

Minggu, 23 Agustus 2009

Sajak Malam Kemerdekaan

Esok adalah hari kebebasan

Esok adalah awal kumeniti jalan hidupku

Otakku tak mau berhenti memikirkannya

Otakku enggan untuk menunggunya

Ku letakkan pena dan kuraih Bendera

Bendera usang yang tak pernah terpasang

Bendera luntur dimakan umur

Namun, itu semua tak ada masalah

Kulihat semangat yang slalu membara

Kudengar teriakan yang penuh amarah

Langkah kaki gontai tak tentu arah

Pasangkan Bendera di puncak tiang tak bernyawa

Angina lembut mengelus merah putihku

Seolah hendak tidurkannya kembali

Tidur panjang tanpa penghujung

ad_din aufklarung

16 Agustus`09

ENGKAU WANITA SHOLEHAH

Kala kutatap parasmu

Tentramlah hatiku

Kala ku didekatmu

Kedamaianlah yang emnghampiri

Mata ini tak bahagia bila tak pandangmu

Engkaulah wanita Sholehah

Jagalah hati ini karena Tuhanmu

Lindungilah dengan cintamu

Hiasilah dengan kasihmu

Dekaplah rasa ini dalam asa

Dekaplah cinta ini dalam mahligai

Gundaku serasa sirna

Resahku serasa musnah

Kupercaya padamu

Kupercaya…..

Karena engkaulah wanita sholehah

Jadilah penerang dalam tiap gelapku

Jadilah pijar dalam setiap ruangku

ad_din aufkalrung

9 Agustus 2009

MUSLIMAH

Engkaulah perhiasan

Maka kujagalah engkau

Engkaulah keindahan

Maka kurawatlah engkau

Kau bak mutiara

Pancarkan kemilau

Kau bak lentera

Nyalakan pijar terang

Engkau……

Hiasi diri dengan Islam

Percantik diri dengan Iman

Balut tubuhmu dengan sutera suci

Basuh wajahmu dengan air keteduhan

Nyalakan cahaya hatimu

Engkaulah……

Ketenangan hati

Pecinta Ilahi

Duhai engkau muslimah sejati

ad_din aufkalrung

10 Agustus 2009

Cerita sebutir kurma

Selesai menunaikan Ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat zairah ke MAsjidil Aqso. Untuk bekal perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat Masjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim bin Adham melihat sebutir kurma tergeletak di dekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya. Setelah itu, ia langsung berangkat menuju Masjidil Aqso. Empat bulan di Al-Aqso, seperti biasa ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan di bawah kubah sakhra. Ia sholat dan berdo`a khusuk sekali. Tiba-tiba ia mendengar percakapan dua malaikat tentang dirinya. “itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara` yang do`anya selalu dikabulkan Allah” kata malaikat yang satu. “Tetapi sekarang tidak lagi, do`anya ditolak karena empat bulan yang lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat Masjidil Haram”, jawab malaikat yang satu lagi.

Ibrahim bin Adham terkejut sekali, ia terhenyak. Jadi 4 bulan ini ibadahnya, sholatnya, do`anya, dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh Allah SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya. “Astaghfirullahal Adzim” Ibrahim beristighfar. Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Makkah menemui pedagang tua penjual kurma untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya. Begitu sampai di Makkah, ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu mwelainkan seorang anak muda. “Empat bulan yang lalu, saya membelikurma adisini dari seorang pedagang tua. Keman dia sekarang?”, tanya Ibrahim bin Adham. “Sudah meninggal satu bulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya, berdagang kurma”, jawab anak muda itu. “Innalillahi Wainna Ilaihi Roji`un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan?” lantas Ibrahim bin Adham menceritakan peristiwa yang dialaminya, anak itu mendengarkan penuh minat. “Nah, begitulah” kata Ibrahim bin Adham setelah bercerita.”Engkau sebagai ahli waris, orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma yang terlanjur kumakan tanpa seizinnya?”. Bagi saya tidak masalah, Insya Allah saya halalkan. Tapi, entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang, saya tidak berani menghalalkan mengatasnamakan mereka, karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya”. “Dimana alamat saudara-saudaramu?biar saya temui mereka satu persatu”. Setelah menerima alamat, Ibrahim bin Adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalalkan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh Ibrahim bin Adham. Empat bulan kemudian, Ibrahim bin Adham sudah berada di bawah kubah Sakhra, dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap-cakap ;”itulah Ibrahim bin Adham yang do`anya tertolak gara-gara makan miliknorang lain,”. “O…, tidak…, sekarang do`anya sudah mekbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Dia sekarang(diri dan jiwa Ibrahim bin Adham) kini telah bersih kembali dan kotoran sebutir kurma yang haram karena milik oranglain, sekarang ia sudah bebas’’.

Rabu, 22 Juli 2009

ISLAM DIFITNAH

islam suka perang, Islam suka membunuh. mungkin itulah yang seringkali kita lihat dan kita dengar, bahwa Islam menyukai peperangan, Islam suka membunuh, Islam suka mengebom. Tahukah wahai kalian, Islam adalah agama yang cinta damai Islam tidak suka membunuh orang-orang yang tidak bersalah, dan bila tidak memerangi Islam, karena Islam adalah agama 'rahmatan lil alamin'-rahmat bagi seluruh alam.
tapi, kenapa akhir-akhir ini, islam selalu difitnah seperti itu????
inilah bentuk konspirasi dari oknum-oknum yang menginginkan Islam hancur. dibalik semua kejadian itu, yang patutu bertanggung jawab, adalah amerika, karena merekalah sebenarnya teroris yang nyata.

Jumat, 13 Februari 2009

``Tidak ada yang lebih dicintai ALLAH SWT.selain 2 tetes dan 2 bekas kaki; tetesan air mata yang menangis karena takut kepada ALLAH SWT.dan tetesan darah yang ditumpahkan di jalan ALLAH SWT.sedangkan 2 bekas kaki adalah bekas(perjuangan) di jalan ALLAH SWT.dan bekas melakukan kewajiban yang diwajibkan ALLAH SWT``.(HR.TIRMDZI)